DIY - Seorang pria paruh baya meninggal dunia usai sepeda motornya adu banteng dengan sepeda motor yang dikendarai dua bocah berboncengan. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka parah yang dideritanya.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Candi Sambisari, tepatnya di Selokan Mataram, termasuk Padukuhan Kadirojo, Purwomartani, Kalasan, Sleman. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor tersebut terjadi pada Minggu (19/11/2023) dini hari sekira pukul 00.30 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sleman Iptu Catur Bowo Laksono menuturkan kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi antara sepeda motor Honda Supra AA 4355 QB dengan sepeda motor Honda Supra 125 AB 5525 XA. Honda Supra 125 AB 5525 XA dikendarai oleh ASS berusia 14 tahun, warga Maguwoharjo Depok Sleman yang berboncengan dengan RVN (16) warga Babarsari, Depok, Sleman.
Dua Pesawat Tempur Super Tucano yang Tak Terlibat Kecelakaan Belum Boleh Diterbangkan
"Sementara Honda Supra AA 4355 QB dikendarai oleh S (50) warga Selomartani Kalasan Sleman," ungkapnya, Minggu.
Kecelakaan tersebut terjadi bermula ketika pengendara sepeda motor Honda Supra 125 yang dikendarai oleh ASS (14) berboncengan dengan RVN (16) melaju dari arah barat ke timur. Menjelang lokasi kejadian di simpang empat, keduanya bermaksud menyeberang perempatan ke arah timur.
Namun diduga karena kurang memperhatikan arus, keduanya tidak menyadari jika dari arah selatan ke utara melaju pengendara sepeda motor Honda Supra AA 4355 WB yang dikendarai oleh S.
BACA JUGA:
"Karena jarak terlalu dekat maka tabrakan pun tak bisa dihindarkan," ujarnya.
Akibat peristiwa tersebut S mengalami cedera kepala berat dan meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan untuk pengendara sepeda motor Honda Supra 125 berinisial ASS (14) mengalami luka mata kanan lebam, punggung luka bakar dan dirawat di RS PDHI Kalasan.