Kesatuan dan keragaman para pemangku adat, pelaku seni, dan tokoh masyarakat yang hadir menunjukkan dukungan luas terhadap Ganjar Pranowo. Melalui program-program seperti Panggung Kahanan yang memberikan platform bagi pelaku seni di Jawa Tengah selama pandemi, serta Festival Adat Budaya Nusantara (FABN) II yang digelar di Borobudur pada Desember 2022, Ganjar telah menunjukkan komitmennya dalam melestarikan nilai-nilai seni budaya.
Visi Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, jika terpilih, meliputi upaya untuk memajukan budaya Indonesia melalui integrasi data dan pemasaran, perlindungan hak cipta, dan peningkatan apresiasi karya lokal tradisional. YM Ilyas menutup dengan harapan bahwa bila Ganjar menjadi presiden, beliau akan memperhatikan kerajaan-kerajaan, masyarakat adat, pemangku adat, serta pelaku seni dan budayawan di Nusantara.
"Semoga kalau Pak Ganjar jadi presiden ya diperhatikan lah kerajaan-kerajaan (masyarakat adat, pemangku adat, dan pelaku seni serta budayawan) yang ada di Nusantara ini," ungkap Ilyas, pria asli Buton, Sulawesi Tenggara tersebut.
Di tengah dinamika politik dan sosial yang semakin kompleks, pandangan dan dukungan dari Sultan ke-40 Buton, YM La Ode Muhammad Izzat Manarfa, serta para pemangku adat, tokoh masyarakat, pelaku seni, dan budayawan Buton dan Dinasti Nusantara, menjadi sangat signifikan.
Mereka melihat Ganjar Pranowo bukan hanya sebagai calon presiden yang kompeten, tetapi juga sebagai pembela adat, seni, dan budaya Nusantara termasuk yang berasal dari Buton, Sulawesi Tenggara. Harapan mereka terhadap Ganjar, apabila terpilih sebagai presiden, adalah langkah maju dalam memelihara dan mengangkat kekayaan budaya Indonesia.
(Awaludin)