Mahfud MD Ungkap Banyak Kekuasaan yang Bertindak Eksesif Akibat Conflict of Interest

Royandi Hutasoit, Jurnalis
Kamis 23 November 2023 17:54 WIB
Cawapres Mahfud MD/Okezone
Share :

JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) dengan nomor urut 3, yakni Mahfud MD mengutarakan pandangannya, bahwa dalam akhir-akhir ini, para pemegang kekuasaan cenderung bertindak secara berlebihan atau eksesif. Menurutnya, ini tak lepas dari adanya sebuah konflik kepentingan atau conflict of interest.

"Berdasarkan dari hasil penelitian, kekuasaan sekarang itu banyak sekali yang mulai eksesif, karena adanya berbagai conflict of interest," kata Mahfud dalam acara dialog di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang bertajuk "Dialog Terbuka Muhammadiyah bersama Calon Pemimpin Bangsa", Tangerang Selatan, pada hari Kamis 23 November 2023.

Profesor Hukum Tata Negara tersebut mengeklaim, bahwa pernyataannya itu selaras dengan hasil peneltian dari Transparency International Indonesia (TII) yang menyebutkan bahwa indeks persepsi korupsi (IPK) di Indonesia telah mengalami penurunan bahkan sudah anjlok.

Menurut Mahfud, hasil penelitian TII ini menunjukkan bahwa IPK di Indonesia jeblok karena didasarkan tidak ada lagi batas-batas yang jelas terkait kekuasaan. "Sampai akhirnya di tahun 2021 itu, indeks persepsi korupsi kita itu di angka 38, tapi tiba-tiba pada tahun 2022 anjlok turun menjadi 34. Apa penjelasannya? Karena tadi, batas-batas kekuasaan itu bercampur aduk, berbaur," ujar Mahfud pada kesempatan itu.

Mahfud kemudian mencontohkan, banyak anggota legislatif yang juga merupakan pengusaha yang memiliki perusahaan.

Tidak sedikit dari kalangan ini yang membawa kepentingan perusahaan ketika sedang bertugas sebagai seorang legislator.

"Kadang kala menteri tuh ditekan, sesudah ditekan gitu mereka bicara keras, nanti sesuah keluar dari sidang, lalu pesen proyek, itu contohnya DPR, banyak itu conflict of interest," tegas Mahfud.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya