JAKARTA - Pasca terjadi ledakan yang berasal dari salah satu unit gardu bergerak milik PLN pada Selasa (29/11/2023) kemarin, membuat puluhan kepala keluarga yang tinggal di Jalan Muara Angke Blok K1 Utara RT 08 RW 01 Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara kehilangan rumah.
Salah satu korban kebakaran Kholil mengungkapkan bahwa, akibat kebakaran ini, hampir seluruh warga atau korban kebakaran tidak mendapatkan bantuan logistik dari pemerintah termasuk tempat pengungsian
BACA JUGA:
"Yang kebakaran ini enggak ada posko pengungsiannya. Jadi kadang-kadang kalau mau nyari korban ini semrawut. Jadi di tempat masing masing. Karena belom ada posko pengungsiannya," kata Kholil, Rabu (29/11/2023).
Menurut Kholil, masyarakat melalui Ketua pengurus RT sudah meminta bantuan kepada pemerintah ataupun instansi terkait. Namun hingga kini belum ada tanggapan bahkan rencana penempatan pengungsian.
BACA JUGA:
"Pak RW tadi ngasih saran, petugas lain enggak ada. Tenda-tenda pengungsian juga enggak ada. Saya bagian keluarga korban. Ini saja saya enggak tahu pada ngungsi di mana. Saya lagi nyari nih," ujarnya.
Sebelumnya, Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Ahmad Sadeli mengatakan bahwa pihaknya mendapat informasi dari warga yang mengatakan satu unit trafo berjalan terbakar.
"Kebakaran ini bermula terjadi dari adanya trafo yang diduga adanya arus pendek dan mengenai rumah yang ada di sekitarnya," kata Sadeli saat dikonfirmasi pada Rabu (29/11/2023).