BOGOR - Jumlah bangunan yang terdampak gempa 4,6 magnitudo Sukabumi di wilayah Kabupaten Bogor, bertambah. Berdasarkan hasil kaji cepat sementara, ada 219 rumah warga yang terdampak.
"107 rusak ringan, 14 rusak sedang dan 98 terdampak," kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam Hamdani dalam keterangannya, Kamis (14/12/2023).
Ia menyebutkan, jumlah itu tersebar di 5 kecamatan, yaitu Pamijahan, Leuwiliang, Nanggung, Ciampea, dan Tenjolaya. Total, ada 112 KK dengan 360 jiwa terdampak bencana gempa bumi ini.
"Yang mengungsi 3 KK dengan 12 jiwa," tuturnya.
Selain rumah, terdapat satu fasilitas umum yang terdampak berupa musola. Data ini terus berjalan, mengingat tim dari BBPD Kabupaten Bogor masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan.
"Datanya masih berjalan atau dinamis," tutupnya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi dengan magnitudo 4,6 pusat gempa di darat, 25 kilometer Barat Laut, Kabupaten Sukabumi pagi tadi.
Gempa itu memiliki kedalaman 5 kilometer dengan guncangan cukup terasa kuat di Pamijahan, Panggarangan, Bayah, Klapanunggal, Cilograng, Bogor, Ciputat, Tangerang, Pelabuhan Ratu.
(Erha Aprili Ramadhoni)