Palar menjelaskan, dukungan itu didasari oleh sejumlah poin, salah satunya Ganjar sendiri merupakan anggota GMNI selama dirinya berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Selain itu, GMNI juga menyatakan sikap perlawanan terhadap berbagai politik dengan unsur menyinggung Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA), yang berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa, serta melawan narasi negatif, fitnah, ujaran kebencian, dan hoaks pada proses pemilihan presiden dan wakil presiden.
GMNI, kata Palar, juga mendukung terwujudnya Pilpres 2024 dengan prinsil Luber Jurdil dan amanah, dengan berlangsung damai dan berkualitas, mengedepankan politik sehat dengan gagasan yang bermoral dan bermartabat.
“Mendukung terwujudnya dan terlaksananya pemilihan presiden yang luber jurdil dan amanah, berlangsung secara damai dan berkualitas, dengan tetap mengedepankan prinsip politik akal sehat, mengedepankan politik gagasan yang bermoral, dan bermartabat, serta menjunjung tinggi cita-cita membangun Indonesia yang unggul di kancah dunia,” papar Palar.
(Arief Setyadi )