JAKARTA - Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid menghadiri podcast yang digelar oleh Dewan Pakar TPN Ganjar-Mahfud, Sandiaga Uno di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (28/12/2023) ini. Yenny menjelaskan tentang nilai-nilai yang diajarkan ayahnya, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
"Pertama, hidup tak boleh instan, hidup itu perjuangan. Kita harus berjuang bukan untuk kepentingan diri kita sendiri, tapi untuk kepentingan orang banyak," ujar Yenny di lokasi, Kamis (28/12/2023).
Menurutnya, proses perjuangan seseorang dalam hidup tak boleh instan lantaran dengan banyaknya pengalaman ataupun kesalahan dalam berjuang, bakal mendapatkan banyak pelajaran. Kedua, demokrasi merupakan sesuatu yang harus dipertahankan.
"Kedua, demokrasi itu sesuatu yang sangat mahal dan harus dipertahankan. Karena namanya mahasiswa, aktivis kemanusiaan, aktivis HAM, aktivis demokrasi mengorbankan jiwa dan raganya untuk pertahankan itu. Tak boleh kemudian demokrasi kita dirusak hanya karena ada kepentingan tertentu," tuturnya.
Yenny lantas menjelaska tentang demokrasi di Indonesia, yang mana merupakan hal penting dan harus dipertahankan. Sebabnya, dengan demokrasi itu semua orang bisa dan berhak maju dalam kontestasi politik.
"Semua boleh maju di negara kita, mau anak presiden, anak tukang becak, anak tukang cireng, semua punya kesempatan yang sama. Dinasti pun boleh, saya sendiri orang yang masuk dalam dinasti politik, tapi buat kita prosesnya harus transparan, konstitusional, dan prosesnya tak boleh mengorbankam sistem demokrasi yang ada," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)