Israel Digugat Puluhan Pengunjung Festival Musik Nova, Minta Ganti Rugi Rp856 Miliar

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 03 Januari 2024 19:28 WIB
Tentara Israel memeriksa mobil-mobil yang terbakar di Festval Musik Nova yang diserang Hamas pada 7 Oktober 2023. (Foto: Reuters)
Share :

TEL AVIV - Puluhan orang yang menghadiri festival musik Nova pada 7 Oktober menuntut militer Israel karena gagal menghentikan Hamas menyerang acara tersebut.

Sekira 42 orang yang selamat dari serangan itu mengajukan pengaduan pada Senin, (1/1/2024) terhadap militer Israel, polisi, dan dinas keamanan internal Shin Bet, sebesar 200 juta shekel (Rp856 miliar), media Israel melaporkan.

Mereka mengatakan bahwa “seandainya bukan karena kegagalan dan kelalaian para terdakwa secara tanggung renteng, maka bencana tersebut dapat dicegah”, demikian dilansir New Arab.

Festival tersebut, yang diadakan di dekat perbatasan Israel dengan Jalur Gaza yang telah lama dikepung, adalah salah satu dari beberapa tempat yang diserang oleh pejuang Hamas selama operasi Banjir Al-Aqsa.

Sekira 360 orang tewas dalam festival tersebut, menurut polisi Israel, termasuk beberapa akibat tembakan helikopter Israel.

Hamas menyandera sekira 40 orang dari acara tersebut.

Keluhan tersebut mengatakan bahwa festival tersebut seharusnya tidak disetujui oleh pasukan keamanan, dan bahwa acara tersebut seharusnya diakhiri segera setelah peringatan keamanan diberikan beberapa jam sebelum serangan terhadap festival tersebut terjadi.

Media Israel melaporkan pekan lalu bahwa seorang perwira senior militer Israel telah menyuarakan keprihatinan keamanan atas festival yang diadakan sangat dekat dengan Gaza – sebuah keberatan yang dilaporkan juga didukung oleh petugas lainnya.

Kekhawatirannya bukan pada serangan besar-besaran, melainkan tembakan mortir dan roket, demikian dilaporkan.

Investigasi polisi Israel terhadap serangan tersebut dilaporkan menemukan bahwa Hamas kemungkinan besar tidak mengetahui tentang festival tersebut sebelum tanggal 7 Oktober dan malah memilih untuk menargetkan festival tersebut setelah menyadarinya pada tahap awal serangan mereka.

Namun, perdana menteri Israel dan tokoh keamanan terkemuka dilaporkan telah diperingatkan pada awal 2023 bahwa Hamas atau kelompok Palestina atau Lebanon yang didukung Iran dapat melancarkan serangan besar-besaran terhadap Israel.

Sekira 1.100 orang tewas dalam operasi Banjir Al-Aqsa, sementara lebih dari 200 orang lainnya disandera.

Segera setelah serangan itu, Israel melancarkan kampanye pemboman intensif di Gaza yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 22.000 orang.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya