Mahfud MD Soroti Teror Telepon Ancaman ke Masyarakat Jelang Pemilu

Riana Rizkia, Jurnalis
Rabu 03 Januari 2024 13:48 WIB
Cawapres Mahfud MD (Foto: Riana Rizkia)
Share :

 

JAKARTA - Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD mengajak masyarakat untuk tidak takut terhadap segala bentuk intimidasi menjelang Pemilu 2024. Salah satunya adalah telepon dengan nada setengah mengancam.

"Saya ingin katakan, kepada masyarakat mungkin sekarang ada yang psikologis tidak enak, karena berbagai pendekatan, berbagai telepon-telepon yang setengah mengancam dan sebagainya," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2024).

Mahfud meminta agar masyarakat tidak melawan, dan menentukan pilihan sesuai hati nuraninya pada 14 Februari mendatang.

"Menurut saya tidak apa apa (ada ancaman), itu gak usah dilawan terlalu berlebihan, diiyakan saja," katanya.

"Tapi pada tanggal 14 Februari, untuk seluruh masyarakat kita berharap kembali ke pilihan sesuai dengan hati nurani, bukan karena bantuan, bukan karena tekanan, bukan karena intimidasi, kembali ke hati nurani," sambungnya.

Lebih lanjut, Mahfud menjelaskan, nasib rakyat selama lima tahun ke depan akan ditentukan melalui Pemilu 2024. Mahfud pun mempersilakan rakyat untuk memilih calon pemimpinnya.

"Karena lima tahun ke depan, nasib rakyat dan negara ini ditemtukan oleh sikap rakyat dalam pemilu. Jadi memilih sesuai ketemtuan konstitusi yaitu bebas, memilih sendiri langsung tidak boleh diwakilkan," katanya.

"Lalu semua ikut yang penuhi syarat, dan bebas, bebas milih siapa saja dan rahasia, kalau bocor itu berarti ada pelanggaran terhadap konstitusi tentu yang bertanggung jawab adalah penyelenggara dan aparat pemerintah," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya