Seorang pelajar di Jakarta Timur, David Togar, menegaskan bahwa internet tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga sebagai sumber informasi dan platform untuk berinteraksi dengan pelajar dari berbagai belahan dunia.
Meskipun demikian, ia mengakui bahwa selama ini ia harus membeli kuota sendiri atau mengeluarkan uang di tempat umum untuk mengakses internet.
Pelajar seperti David berharap agar program internet gratis dapat diimplementasikan secara merata di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, sehingga seluruh pelajar bisa mengakses internet dengan mudah.
Program GratisIn diluncurkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Senin 1 Januari 2024. Bahkan, bukan hanya untuk pelajar, program ini juga diharapkan dapat mendukung perkembangan bisnis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta membantu pekerja lapangan.
(Arief Setyadi )