Iran dan Hizbullah Kutuk Serangan Udara AS dan Inggris, Pelanggaran Kedaulatan dan Integritas Wilayah Yaman

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 12 Januari 2024 14:08 WIB
Iran dan Hizbullah mengutuk keras serangan udara AS dan Inggris (Foto: Situs Kemlu Iran)
Share :

IRAN Kementerian luar negeri Iran mengutuk serangan terhadap Yaman sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Yaman serta pelanggaran hukum internasional.

“Serangan-serangan itu “tidak akan menghasilkan apa-apa selain memicu ketidakamanan dan ketidakstabilan di kawasan ini,” terang juru bicara kementerian Nasser Kanani dalam sebuah unggahan di grup kementerian di Telegram.

Sementara itu kelompok bersenjata Hizbullah Lebanon yang didukung Iran juga mengutuk serangan di Yaman.

“Agresi Amerika menegaskan sekali lagi bahwa AS adalah mitra penuh dalam tragedi dan pembantaian yang dilakukan musuh Zionis di Gaza dan wilayah tersebut,” kata kelompok yang didukung Iran tersebut, dikutip Reuters.

Houthi juga menegaskan jika serangan udara yang dilancarkan AS dan Inggris tidak akan mengurangi dukungan mereka terhadap Gaza.

Houthi memastikan akan terus menyerang kapal-kapal di Laut Merah yang menuju atau berhubungan dengan Israel.

"Kami menegaskan bahwa sama sekali tidak ada pembenaran atas agresi terhadap Yaman ini, karena tidak ada ancaman terhadap navigasi internasional di Laut Merah dan Laut Arab,” terang juru bicara kelompok Houthi, Mohammed Abdulsalam.

“Penargetannya telah dan akan terus berdampak pada kapal-kapal Israel atau mereka yang menuju pelabuhan-pelabuhan Palestina yang diduduki,” tulisnya dalam sebuah postingan di X.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya