Mahfud MD Ajak Jemaat Gereja Pilih Pimimpin dengan Hati Nurani

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Minggu 14 Januari 2024 15:05 WIB
Mahfud MD di GBI Kota Medan (Foto: MPI/Abdul Aziz)
Share :

MEDAN – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD, menghadiri kebakitan di Gereja Bathel Indonesia (GBI) Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan kepada jemaat untuk memilih pemimpin menggunakan hati nurani.

Mahfud menegaskan saat ini banyak oknum yang memberi tekanan untuk memilih pasangan calon (paslon) tertentu. Menurutnya, Pemilu 2024 merupakan pesta demokrasi yang tidak boleh dicoreng dengan hal semacam itu.

Bahkan, Mahfud menegaskan bahwa dirinya tidak berani untuk mengatakan bahwa masyarakat pantas memilihnya. Itu semua dikembalikan kepada masyarakat untuk menilai sejauh mana kinerjanya dan track racord yang dimilikinya.

 BACA JUGA:

“Semua punya alat untuk menilai siapa yang dipilih. Saya sendiri gak berani mengatakan saya cocok untuk dipilih. Saya katakan kembali saja ke hati nurani. Semau warga negara punya hak menentukan pilihan dengan bebas,” kata Mahfud di GBI Selecta, Minggu (14/1/2024).

Pria yang menjabat sebagai Menkopolhukam itu juga menegaskan bahwa pesan yang disampaikannya adalah mengenai kebangsaan. Menurutnya, masyarakat harus tetap bersatu di tengah perbedaan pilihan.

“Pesan saya pesan kebangsaan ya, bahwa kita itu bukan sekedar fisik bangsa, tapi juga ide dan gagasannya menyatu di situ. Kalau bangsa itu intinya kan nations, tadi saya menyampaikan soal notions, notions itu tentang gagasan besar dalam kebersatuan kita, yaitu kita tidak bermusuhan, karena perbedaan entah suku, agama, ras,” ujarnya.

 BACA JUGA:

Mahfud juga nenegaskan bahwa manusia sama-sama merupakan ciptaan Tuhan, hanya saja yang membedakan dalam diri manusia adalah geopolitik. Tapi, Mahfud mengingatkan bahwa pendiri bangsa ini telah mengingatkan tentang kesatuan.

“Nanti di geopolitik tuh punya tujuan sendiri-sendiri dan notions (gagasan) sendiri-sendiri. Indonesia itu punya notions tentang kebersatuan di dalam perbedaan, dan itu sudah dirancang sudah lama oleh pendiri negara kita berdasar penghayatan hidup bangsa selama berabad-abad,” tuturnya.

Mahfud juga berterima kasih kepada jemaat gereja yang hadir. Dia berharap agar Tuhan menyambut doa-doa umat bersama.

“Jadi saya mendapat doa, terima kasih kepada warga gereja di sini, doa untuk saya untuk memberi pelayanan yang terbaik bagi kehidupan masyarakat. Mudah-mudahan Tuhan menyambut doa kita,” ucapnya.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya