"Dua kotak lainnya itu bukan rusak karena rayap tapi rusak saat loading barang. Tanggal 27 Desember kita tiba dan 28 Desember kita rakit. Saat merakit itu didapati dua kotak suara bolong," ucap Ponco Margono saat dihubungi.
Delapan kotak suara yang rusak itu setelah dua Minggu dari proses merakit. Adanya hama rayap itu karena gedung dinilai lembab. Tanggal 7 Januari 2024 baru diketahui adanya rayap.
"Kita juga sudah buat berita acara penggantinya. Kotak yang rusak ini juga masih kita simpan dan belum diganti dengan yang baru. Kita juga sudah melaporkan ke KPU Jakarta Pusat," tandasnya.
(Fahmi Firdaus )