2 WNI Diselidiki Atas Dugaan Pencurian Data Jet Tempur KF-21 di Korsel

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 02 Februari 2024 19:03 WIB
2 WNI diselidiki atas dugaan pencurian data jet tempur KF-21 di Korsel (Foto: NEWS1)
Share :

Seoul berencana untuk memulai produksi jet tempur KF-21 akhir tahun ini dengan tujuan mengerahkan 120 jet KF-21 pada 2032.

Sementara itu, Indonesia berencana memproduksi 48 jet KF-21 secara lokal setelah menerima satu prototipe dan data teknis.

Digadang-gadang dapat menggantikan pesawat tempur supersonik McDonnell Douglas F-4 Phantom II dan Northrop F-5 milik Angkatan Udara, KF-21 dibayangkan sebagai pesawat generasi 4,5 yang setara dengan F-16 terbaru tetapi kurang siluman dibandingkan generasi kelima. Adapun F-35 Lightning II dikembangkan oleh Lockheed Martin.

Selama proses pengembangan KF-21, para insinyur Korea melokalisasi empat teknologi utama yang diperlukan untuk pesawat tempur siluman dalam negeri, namun transfernya telah diblokir oleh Amerika Serikat (AS). Yakni sistem radar active electronically scanning array (AESA), sistem pencarian dan pelacakan inframerah, sistem elektrooptik. menargetkan pod dan jammer frekuensi radio.

Enam prototipe KF-21 hingga saat ini telah berhasil menyelesaikan uji terbang, dengan prototipe pertama telah mengudara pada Juli 2022. Prototipe keenam sekaligus terakhir menjalani pengujian pada Juni 2023 lalu.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya