mas Polrestabes Makassar, AKP Wahid.
“Menurut informasi hasil introgasi, jadi ini masalah utang piutang, berawal dari situ kemudian terjadi perselisihan salah paham akhirnya terjadi kasus penganiayaan. Untuk sementara sedang dilakukan proses penyelidikan ada dua orang pelaku,” pungkasnya.
Menurut pengakuan ibu korban, anaknya mengalami pengeroyokan saat sedang menunggu orderan di restoran yang buka hingga dini hari tersebut, korban yang dihampiri pelaku melakukan pemukulan bertubi-tubi ke korban, hingga membuat muka korban mengalami luka memar bahkan hidung nyaris bengkok.
(Awaludin)