JAKARTA - Para guru yang tergabung dalam organisasi keguruan membuat petisi menjelang Pemilu 2024. Mereka menyerukan kepada guru, partai politik hingga orangtua untuk menjaga independensi dalam menentukan pilihan.
Dalam petisi yang diterima redaksi, disebutkan bahwa para guru berupaya memfasilitasi pembelajaran anak-anak didik agar menjadi warga negara yang cerdas dan bertanggung jawab, khususnya bagi mereka yang menjadi pemilih pemula.
Para guru bertekad menjaga independensi dan merawat iklim sekolah yang saling menghormati di tengah keragaman pilihan. Namun, sebagian pendidik dihadapkan pada upaya mempengaruhi independensi dalam menggiring pilihan pada pasangan calon tertentu, yang membuat sebagian dari para guru berada dalam posisi yang sangat sulit.
Untuk itu sebagai organisasi keguruan hari ini berdiri tegak menguatkan dan bersepakat menyerukan kepada:
Guru
1. Mendidik murid tentang demokrasi: Memfasilitasi murid untuk memahami demokrasi, hak pilih, dan pemilihan umum serta mencari informasi untuk menentukan pilihan secara rasional dan independen.
2. Menjaga independensi guru: Memastikan sikap untuk menjaga independensi dalam melaksanakan pembelajaran, tanpa terpengaruh oleh tekanan politik atau upaya manipulasi dari pihak lain, termasuk tidak mempengaruhi pilihan politik murid.
3. Mewujudkan iklim sekolah yang demokratis: Mendorong lingkungan belajar yang menghormati perbedaan dan keragaman pendapat, memastikan semua suara didengar dan dihargai serta berdiskusi tanpa rasa takut dan prasangka.