Irak Sebut Serangan AS Dorong Pemerintah untuk Akhiri Misi Koalisi Pimpinan AS

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 09 Februari 2024 19:24 WIB
Irak sebut serangan AS dorong pemerintah untuk akhiri misi koalisi pimpinann AS (Foto: AFP)
Share :

BAGHDAD - Serangan Amerika Serikat (AS) yang berulang-ulang terhadap kelompok bersenjata yang didukung Iran di Irak mendorong pemerintah Baghdad untuk mengakhiri misi koalisi pimpinan AS di negara itu.

Juru bicara militer Perdana Menteri (PM) Irak Yahya Rasool pada Kamis (8/2/2024) mengatakan serangan pada Rabu (7/2/2024) menewaskan seorang komandan Kataib Hezbollah, kelompok bersenjata yang didukung Iran di Irak yang dituduh Pentagon menyerang pasukannya.

Rasool mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa koalisi pimpinan AS telah menjadi faktor ketidakstabilan dan mengancam untuk melibatkan Irak dalam siklus konflik.

Juru bicara militer Irak dalam sebuah pernyataan mengatakan Irak dan AS akan melanjutkan perundingan mengenai masa depan koalisi militer internasional pimpinan Amerika di negara tersebut pada 11 Februari mendatang.

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein menyerukan dimulainya kembali pembicaraan melalui panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken pada Selasa (6/2/2024).

Setiap diskusi mengenai masa depan koalisi diperkirakan akan memakan waktu berbulan-bulan, bahkan mungkin lebih lama, dan hasilnya tidak jelas.

Di Washington, Pentagon mengatakan pihaknya telah memberi tahu pemerintah Irak mengenai serangan tersebut tidak lama setelah serangan tersebut terjadi.

Pembicaraan antara kedua negara dimulai pada Januari lalu mengenai masa depan koalisi. Namun kurang dari 24 jam kemudian tiga tentara AS tewas dalam serangan di Yordania yang menurut AS dilakukan oleh kelompok militan yang didukung Iran di Suriah dan Irak dan perundingan tersebut terhenti.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya