Saat Sultan Pajang Sadari Kebenaran Ramalan Sunan Giri Akan Mataram

Avirista Midaada, Jurnalis
Selasa 20 Februari 2024 06:56 WIB
Sunan Giri (Foto: istimewa)
Share :

JAKARTA - Sultan Pajang Hadiwijaya akhirnya mengakui kekalahannya dengan Mataram di bawah kekuasaan Panembahan Senopati. Apalagi ia tak bisa melawan takdir akan ramalan Sunan Giri mengenai munculnya raja besar dari Mataram, yang dulu hanyalah Alas Mentaok, di bawah kekuasaan Pajang.

Sultan Hadiwijaya atau Joko Tingkir ini pun tak punya kuasa apapun untuk melawan takdirnya. Ia harus rela dan pasrah akan jalan takdir Mataram bakal menjadi kerajaan besar di Pulau Jawa. Terlebih ketika ia dan pasukan Pajang mengalami kekalahan perang melawan pasukan Senopati.

Bahkan Sultan Hadiwijaya sendiri mengatakan kepada putranya Pangeran Benawa dan dua utusan yang sempat diminta ke Mataram, yakni Ki Wuragil dan Ngabehi Wila Marta, bahwa Mataram akan melahirkan raja besar adalah takdir dari Allah.

Dikisahkan pada "Tuah Bumi Mataram : Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II" suratan takdir itu tak bisa dicegah, direkayasa, dan diubahnya. Artinya Sultan Hadiwijaya menjelaskan, ketika ramalan dari Sunan Giri keluar dirinya sudah menerima sehingga tak akan menghalang-halangi kehendak Allah tersebut.

Ki Juru Martani penasehat Mataram pun menyesalkan sikap keponakannya itu yang tidak mau menghadap ke Pajang. Padahal Senopati Sutawijaya dengan Sultan Hadiwijaya sudah memiliki hubungan dekat layaknya ayah dan anak. Seharusnya Senopati memahami sikap Sultan Pajang ini, sehingga ia tidak perlu melakukan tindakan-tindakan yang tidak terpuji terhadap Sultan Pajang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya