Maka itu, beber Afandi, persoalan dugaan kecurangan dalam pemilu itu haruslah diselidiki dan pihaknya mendorong agar DPR/MPR RI segera melakukan hak angket. Dipastikan, koalisi yang bakal menggelar aksi itu bukanlah dari kelompok paslon tertentu yang kecewa atas kekalahannya, tapi murni gerakan masyarakat yang tergerak agar demokrasi di Indonesia berjalan baik.
"Poin terakhir, senada dengan suaraahasiswa dan elemen rakyat lainnya, 10 tahun ini rasanya lebih banyak keburukan yang dibuat Jokowi sebagai Presiden, kroni dan rezimnya daripada kebaikan. Maka, suara yang disampaikan pada aksi besok juga menurunkan Jokowi atau Jokowi lebih baik mundur dari jabatannya," katanya.
(Arief Setyadi )