Soal Kabar Suara Ganjar-Mahfud Dikunci Maksimal 17 Persen, KPU Buka Suara

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis
Jum'at 08 Maret 2024 22:32 WIB
Ketua KPU Hasyim Asyari (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy'ari menepis tudingan soal suara pasangan Capres-Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD dikunci hanya pada angka 17 persen dalam pesta demokrasi Pemilu 2024. Ia menegaskan, KPU tak pernah mematok suara A, B maupun C dikarenakan pemungutan suara bersifat langsung.

"Saya ingin menyampaikan secara umum bahwa KPU tidak pernah mematok suara si A si B dan seterusnya, partai ini partai itu sekian sejak awal itu nggak ada karena pemungutan suara ini kan bersifat langsung, langsung artinya yang menentukan perolehan suara adalah suaranya pemilih yang menggunakan hak pilih pada hari h pemungutan suara, untuk di dalam negeri itu 14 Februari 2024," kata Hasyim kepada wartawan di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (8/3/2024).

"Berapa jumlah pemilih yang hadir saja kan KPU tidak bisa mengontrol, KPU juga tidak bisa menentukan Berapa sih pemilih, katakanlah dari DPT, dari DPTb, atau DPK di dalam negeri itu berapa yang akan hadir, KPU tidak bisa memprediksi, tidak bisa mengontrol," imbuhnya.

Apalagi, kemudian mengontrol perolehan suara, mengontrol dalam arti sudah mematok sudah menentukan sejak awal pasangan calon nomor 1 sekian, nomor 2 sekian, nomor 3 sekian. Jadi tidak apa KPU kemudian sudah, istilahnya tadi sudah mengunci di angka sekian persen, tidak pernah ada situasi itu.

Hasyim menyebut, perolehan suara merupakan proses penghitungan berjenjang dari mulai tempat pemungutan suara (TPS).

"Jadi perolehan suara baik berupa suara maupun dikonversi ke persentase, itu adalah semuanya berasal dari penghitungan suara secara berjenjang dari TPS. Jadi kalau ada informasi, kabar atau pernyataan seperti itu, KPU membantah ya bahwa KPU tidak pernah mematok, tidak pernah mengunci, tidak pernah menargetkan partai tertentu, pasangan calon tertentu, sejak awal harus suaranya sekian, tidak ada. Jadi semuanya yang dihitung KPU berasal dari perolehan suara di TPS," ungkapnya.

Sebelumnya, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menyebut telah mendengar kabar suara bersama pasangan Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo bakal dikunci maksimal pada angka 17 persen sejak sebelum pesta demokrasi Pemilu 2024 dihelat. Ia pun enggan berkomentar terlalu jauh soal isu itu dan memilih agar masyarakat Indonesia menilai sendiri.

"Ya biar aja diolah oleh masyarakat lah ya, itu kan sudah lama, wong sebelum pemilu kan sudah ada, sebelum pemungutan suara isu itu sudah ada," kata Mahfud kepada wartawan di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat 8 Maret 2024.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya