JAKARTA - Bulan Ramadhan 1445 H menjadi momentum yang harus diisi dengan berbagai kegiatan positif. Begitu juga bagi anak anak, khususnya para santri di pondok pesantren.
Selama bulan suci Ramadhan, pembelajaran mengenai ilmu agama diperkuat kembali dengan menerapkan sejumlah kegiatan tambahan bagi mereka. Seperti di Pondok Pesantren Darul Amanah.
Menurut Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah, Ustadz Fatwa, prinsip yang perlu dipegang pesantren, yakni yakni jangan hanya fokus pada pemahaman agama, tetapi juga memberikan perhatian yang besar pada pengembangan keterampilan yang relevan dengan zaman.
"Di pondok pesantren ini kami mengajarkan agar santri dapat terbuka juga ke dunia yang modern ini dengan adanya ekstrakurikuler kami. Alhamdulillah beberapa ekstrakurikuler kami mendapatkan penghargaan dan prestasi yang bergengsi," ujar Ustadz Fatwa dalam keterangannnya, dikutip Kamis (21/3/2024).
Bahkan, mampu mengalahkan sekolah-sekolah negeri pada umumnya. Esktrakurikuler ada yang untuk membentuk skill olahraga, public speaking, design, programming, dan lain-lain.
"Hal ini kami tunjukkan agar santri mempunyai skill yang dibutuhkan di dunia kerja. Saya mau orang-orang yang jago dalam design, program, olahraga itu ada yang dari santri," katanya.
Pimpinan pondok pesantren yang ada di Kendal, Jawa Tengah itu mengungkapkan, selama bulan Ramadhan, pesantren meningkatkan pembelajaran agama dengan berbagai kegiatan tambahan, termasuk membaca dan menghafal kitab kuning.