3. Narkoba Diedarkan ke Sejumlah Kota Besar
Saat digerebek pada Senin 1 April 2024, petugas selain mendapati 2 tersangka juga aneka bahan kimia untuk meracik sabu, termasuk alat pelindung APD, kompor listrik dan kulkas. Mereka memproduksi dalam jumlah besar untuk diedarkan ke sejumlah kota besar.
“Happy water ini saset nanti dicampur air mineral (konsumsinya), efeknya sama dengan gunakan ekstasi. Kalau dari merknya Ducati dan Ferrari itu sama dengan yang diungkap di Thailand beberapa waktu lalu,” ujarnya.
4. Curiga Pengiriman Prekusor dari Luar Negeri
Direktur Interdiksi Narkotika Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Syarif Hidayat mengatakan, pihaknya sejak Januari sudah mencurigai adanya pengiriman prekursor dari China, Hong Kong termasuk Belanda.
“Dari Januari sampai April, itu (pengiriman) bahan baku lengkap untuk buat sabu. Kami koordinasi dengan Bareskrim dan bisa diungkap klandestin lab pembuatan sabu ini,” kata Syarif.
5. Polisi Lakukan Pengembangan
Petugas masih mengembangkan pengungkapan tersebut. Aneka barang bukti yang ada di sana, baik yang sudah jadi maupun bahan baku termasuk alat-alatnya kini disita.
Saat ini, rumah berpagar cokelat itu dipasang garis polisi. Para tersangka meraciknya di lantai 2, malam hari. Komplek rumahnya memang relatif sepi, di blok tersebut hanya ada 6 rumah.
(Arief Setyadi )