Diawali dengan produk untuk orangtua sampai dengan remaja puterinya. Tak lepas dari dunia kecantikan, Mooryati Soedibyo meluncurkan ajang Puteri Indonesia pada 1992.
Ia mengembangkannya usai menyaksikan acara Miss Universe di Bangkok pada Mei 1992. Dari berbagai seminar dan kunjungan ke luar negeri, timbul keinginan membuat wanita Indonesia percaya diri tampil di dunia internasional, hingga ia membuat ajang Puteri Indonesia.
Mooryati Soedibjo kemudian mengeluarkan ide tersebut ke Badan Pengembangan Ekspor Nasional, dan disetujui hingga membentuk Yayasan Puteri Indonesia dan menjadi Ketua Umum. Namun, ajang Pemilihan Puteri Indonesia tak sepenuhnya disetujui masyarakat.
Kendati berpolemik hingga sekarang, ajang Pemilihan Puteri Indonesia sudah digelar hingga enam kali. Meski, pernah vakum selama 3 tahun (1997,1998,1999) dan pada 2021 karena kondisi dan situasi negara yang dilanda pandemi Covid-19.