Sindir Joe Biden, Dubes Zuhair Ungkap Kondisi Palestina yang Terus Dihancurkan Israel

Widya Michella, Jurnalis
Jum'at 10 Mei 2024 14:57 WIB
Dubes Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun (Foto: MPI/Widya)
Share :

JAKARTA - Dubes Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun menyindir pernyataan Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang menyesal telah kirim senjata ke Israel dan berjanji akan menghentikan bantuan jika pasukan Zionis terus menyerang Rafah, Gaza Selatan, Palestina.

Zuhair Al-Shun mengatakan bahwa dirinya hanya akan mempercayai ucapan Biden jika langsung dilakukan dengan tindakan.

"Amerika jika Anda siap untuk menarik dukungan apa pun dapat segera bertindak," kata Zuhair dalam rangka Peringatan ke 76 Al Nakba dan paparan situasi terkini di Palestina di Kedutaan Besar Palestina, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (10/5).

 BACA JUGA:

Palestina, kata Zuhair akan lebih mempercayai ucapan Joe Biden jika dapat mengirimkan pasukannya untuk menolong Gaza. Serta mengakui Palestina sebagai negara merdekas.

"Semoga Biden mengirimkan Angkatan Laut dan Angkatan Daratnya untuk menyelamatkan Palestina dan menerima negara Palestina sebagai anggota negara dan jika dia akan melakukan hal tersebut, saya setuju dan sependapat dengannya,"ucapnya.

Ilustrasi Gaza setelah dihancurkan oleh Israel

Pada kesempatan itu, dia menceritakan kondisi Palestina sejak 30 tahun lalu hingga kepemimpinan Benjamin Netanyahu tidak pernah berubah. Dimana daerah Palestina terus menerus di hancurkan dan di jajah oleh Israel.

"Tidak ada perubahan dan masih berkonflik. Tidak ada perubahan karena mereka tidak percaya perlunya evakuasi dan tidak ada orang Palestina yang perlu tinggal di Gaza, saya kira ini adalah contoh penting,"ucapnya.

 BACA JUGA:

Sejak Israel menyerang Palestina sejak 7 Oktober lalu, lanjutnya seluruh wilayah Gaza telah dihancurkan sepenuhnya. Bahkan Rakyat Palestina telah dipaksa untuk pergi dari bagian selatan Gaza, Rafah. Sehingga Palestina hanya mengandalkan perbatasan dari Mesir untuk mendapatkan bantuan kemanusiaan, obat-obatan dan lain-lain.

"Mereka menyingkirkan Palestina dari sana dan yang ada adalah tanah Palestina. Apa artinya? Ini adalah penjajahan nyata, tidak ada daerah yang aman,"ucapnya.

 BACA JUGA:

Dengan demikian, dia berharap agar masyarakat Palestina dapat hidup sebagaimana semua orang hidup di mana-mana. Karena mereka memiliki hak sesuai dengan hukum dan peraturan internasional dan tidak menuntut sesuatu yang lebih dari yang diharapkan.

"Semua orang perlu hidup dalam kondisi yang baik, warga Palestina, mereka sedang berjuang. kita perlu mengakhiri konflik ini dan meraih perdamaian,"tuturnya.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya