Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ribu Benih Bening Lobster

Jonathan Simanjuntak, Jurnalis
Jum'at 17 Mei 2024 03:01 WIB
TNI AL dan KKP gagalkan penyelundupan benih bening lobster (foto: dok MPI)
Share :

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama TNI Angkatan Laut (AL) menggagalkan praktik penyelundupan ratusan ribu benih bening lobster (BBL). Penyelundupan itu dilakukan pada Jumat (10/5) silam di wilayah perairan Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin mengatakan secara rinci jumlah BBL yakni 277.800 ekor. KKP pun mengapresiasi TNI AL atas sinergi kerja tersebut

"Kami mengapresiasi TNI AL atas partisipasi menjaga kekayaan sumber daya perikanan kita. BBL itu kekayaan alam kita, yang nilainya besar sekali," ungkap Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto Darwin, Kamis (16/5/2024).

Ratusan ribu BBL yang berhasil diamankan itu nantinya akan dilepas di perairan Lampung. Tindakan ini dilakukan untuk menjaga kekayaan laut di Indonesia.

Secara total, kata Doni, sepanjang tahun 2024 ini pihaknya bersama Polri, AVSEC Bandara dan TNI AL sudah menggagalkan delapan kali penyelundupan serupa. Adapun total yang berhasil diamankan yakni 982.025 ekor.

Ia memastikan bahwa sinergi bersama aparat penegak hukum akan diperkuat, terlebih lagi kini KKP telah membentuk Project Management Office (PMO) 724 yang bertugas mengakselerasi pelaksanan Permen KP Nomor 7/2024. Regulasi ini diterbitkan untuk mentransformasi tata kelola lobster di Indonesia termasuk dari sisi pengawasan hingga penguatan ekosistem budidaya lobster nasional.

"PMO saat ini diisi oleh internal KKP untuk mengakselerasi Permen KP Nomor 7/2024. Ke depan ini akan diperkuat lagi dengan pembentukan Satgas Lobster yang melibatkan aparat penegak hukum serta kementerian/lembaga terkait," pungkas Doni.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya