Sebelumnya, saat memberikan keterangan pers seusai peninjauan, Wapres memastikan bahwa sisa rumah nelayan sebanyak 310 unit akan segera dibangun. Menurutnya, hal ini sudah direncanakan Kementerian PUPR dan akan mulai dibangun pada 2025.
“Yang 310 ini sesuai dengan janji Pemerintah, ini akan dilakukan penambahannya. Tahun 2025 sudah direncanakan dari pihak PUPR,” tegas Wapres.
Bahkan, sambung Wapres, ukurannya akan lebih luas dari yang dijanjikan, yakni dari type 36 menjadi type 45. Hal ini menjawab aspirasi masyarakat yang mengeluhkan bahwa rumah ukuran 36 sulit untuk dibangun dapur.
“Jadi sekarang permintaannya diperbesar menjadi tipe 45. Dan dari perencanaan yang sudah disiapkan oleh Dirjen Perumahan, itu memang yang akan dibangun, yang akan datang itu tipenya sudah tipe 45. Ini bagian daripada komitmen pemerintah,” ujar Wapres meyakinkan.
Selain itu, sebut Wapres, rumah yang akan dibangun nanti juga lebih sehat, sehingga diharapkan para nelayan Kampung Malawei menjadi lebih produktif.
“Hunian juga tidak seperti sekarang ada satu rumah yang dihuni oleh sekian banyak keluarga. Nanti lebih sehat. Dan kita harapkan mereka lebih semangat untuk mencari ikan, menjadi nelayan, dan lebih produktif ke depannya,” pungkasnya.
(Salman Mardira)