5 Fakta Pemuda Bunuh Teman Kencannya karena Menolak Berhubungan Badan Dua Kali

Azhari Sultan, Jurnalis
Selasa 18 Juni 2024 06:04 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

JAMBI - Polisi akhirnya mengetahui motif pembunuhan terhadap Novita Putri alias Ina (20) di dalam kamar kos di kawasan Pal V, Kota Baru, Kota Jambi sepekan lalu. Dari hasil interogasi, pelaku yang diketahui Doni Revano Putra (19) meminta untuk berhubungan badan kedua kalinya namun ditolak korban.

Berikut sejumlah faktanya:

1. Ditangkap di Lokasi Persembunyian

Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi mengatakan, pelaku ditangkap tim gabungan di Desa Koto Boyo, Kabupaten Batanghari, Jambi pada Sabtu 15 Juni 2024 kemarin di lokasi persembunyiannya.

BACA JUGA:

Sepekan Kabur, Pelaku Pembunuhan Wanita di Kosan Ditangkap Polisi 

Ironisnya, pelaku adalah teman kencan korban dari aplikasi MiChat. "Pelaku sudah diamankan tim gabungan Polresta Jambi dan Polsek Kota Baru," ungkapnya, Minggu (16/6/2024).

2. Transaksi di Aplikasi MiChat

Saat itu, katanya, pelaku mengorder korban untuk berkencan melalui aplikasi MiChat. Kepada petugas, pelaku mengaku melakukan kesepakatan dengan korban untuk beberapa kali berhubungan badan.

"Dia pelanggan. Kesepakatan diantara mereka Rp400 ribu untuk berapa kali main (hubungan badan)," ucap Eko.

Usai sepakat, pelaku yang sudah dak bisa menahan nafsu syahwatnya tersebut langsung mendatangi kosan korban.

‘Akhirnya keduanya melakukan berhubungan intim tanpa ada ikatan pernikahan. Namun, pelaku yang masih ingin menambah durasi permainan sik-asyik menagih sesuai kesepakatan, namun korban menolak.

 BACA JUGA:

3. Pelaku Emosi Ditolak

Tidak terima ditolak untuk berhubungan badan kedua kalinya, pelaku langsung emosi.

"Pas mau main yang kedua kali si korban tidak mau. Sehingga terjadi penganiayaan yang tidak diinginkan," ucapnya.

4. Korban Dibunuh secara Sadis

Dari hasil olah TKP, korban diketahui dianiaya dengan cara dicekik ke kamar mandi indekosnya. Tidak hanya itu, pelaku juga menganiaya korban dengan menggunakan pecahan keramik.

"Korban dianiaya di bagian kepala dan tubuhnya hingga korban ditemukan meninggal dunia bersimbah darah. Untuk barang buktinya sudah ada kami amankan," beber Eko.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya