Kata Kapolda sumbar, tetapi trial by the press yang disampaikan seseorang atau oknum yang disampaikan di media massa sehingga viral itu masih perlu didalami. "Kami saat ini sedang berupaya untuk mendapatkan yang bersangkutan untuk kami periksa, sejauh mana dan apa yang dia ketahui apa yang diucapkan di media sosial itu,” ucapnya.
Suharyono, menjelaskan, jadi awalnya saat Aditia itu kemudian diamankan pihak kepolisian, Aditia itu kehilangan handphonenya sehingga dia sibuk mencari handphonenya dengan motor yang sudah diamankan aparat.
“Dia itu tidak mengetahui posisi Afif Maulana itu di mana, jadi saat itu sibuk mencari dia hanya menyampaikan teman yang saya bonceng tadi mengajak saya masuk ke sungai,” kata Kapolda.
Tetapi waktu itu polisi masih sibuk penanganan-penanganan yang lain, jadi tidak terlalu mencermati dia (Afif) kemana dan mengajak, sehingga siapa dan apa yang ada di situ.
"Polisi, sibuk mengamankan barang bukti dan membawa 18 anak-anak disitu untuk ke Polsek Kuranji, kemudian dibawa ke Polres dan ke Polda akhirnya diserahkan ke Raimas," ujarnya.
Saat diamankan ke Polda, 18 orang itu diperiksa tapi ini belum mengetahui Afif itu ternyata dibawa jembatan itu. Tapi korelasinya dengan ajakan Afif terhadap Aditia yang membonceng itu.
“Dia mengajak bawa mengamankan diri ayo kita masuk ke sungai saja, nyemplung ke sungai saja, tetapi tidak diindahkan oleh Aditia yang ada di depan itu, bahkan Aditia menyatakan dalam pemeriksaan kami udah kita nyerah sajalah. Kita menyerahkan diri kepada polisi tetapi saat itu handphone dia itu jatuh dia sibuk mencari hanpohnenya sehingga tidak terlalu konsen bawah di mana yang saya bonceng ini,” katanya.
Tahu-tahu jam 11.55 WIB di hari yang sama, waktu tujuh jam baru ada masyarakat mau akan membuang sampah ini ada anak dibawa jembatan ini, bahwa korelasi ajakan dia, waktu mengajak Aditia dari atas jembatan.
“Berita viralnya adalah Afif dianiaya dan dibuang ke sungai tidak ada bukti, kan anggota semuanya sudah begeser mengamankan 18 orang ke Polsek Kuranji. Ini yang perlu saya luruskan di sini jadi otomatis,” katanya.