Dirinya juga menjelaskan, adanya penampakan ular siluman berkepala tiga. Ular itu biasanya mengganggu orang yang bermaksud jelek, atau menebangi pohon bambu tanpa meminta izin.
"Pernah itu orang motong bambu, la setelah motong itu lari katanya muncul ular berkepala tiga. Lari ke atas ke sini, ketakutan, langsung sakit," kata dia.
"Pernah orang ngambil arca tidak ada kepalanya dibawa pulang. Waktu salat di rumah itu katanya kayak didorong sama penghuninya itu sampai jatuh. Makanya langsung dikembalikan lagi, nggak berani ngambil," imbuhnya.
Bahkan pasca adanya informasi temuan air berwarna merah itu, kata Rohim ada tiga dari lima orang yang melihat mengalami keganjilan. Pasalnya tiga dari lima orang itu mengalami hal-hal aneh.
"Kemarin itu tiga orang merasakan ditampakkan orang katanya ketakutan, ada yang seperti kena setrum (sengatan listrik), ada yang hangat kena semburan airnya, tiga orang itu ceritanya nggak sama, cuma dua orang itu yang nggak merasakan. Semuanya usianya masih muda," terangnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sungai kecil di kawasan Dusun Kidal Krajan RT 27 RW 2 Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, berubah warna menjadi merah. Air sungai itu terlihat berwarna merah pada Sabtu (6/7/2024).
Alhasil air berwarna merah itu sempat mengalir hingga beberapa desa di sekitarnya seperti Desa Kambingan dan Desa Banjarejo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Tapi air berwarna merah itu berhenti pada Minggu pagi dan aliran air tampak kembali normal.
(Awaludin)