"Saya sangat merasa sedih ketika jumpa pers dan ada yang menuduh saya sebagai pembunuh dan sebagainya tiba-tiba hati nurani saya sangat terpukul dan sangat sedih mengingat keluarga saya nama baik saya dicemarkan masa depan saya dibunuh dan harapan saya disegerakan makanya itu muncul keberanian saya untuk mengungkapkan kebenaran," katanya.
Karena tidak merasa bersalah, Pegi akan terus berani untuk menegakkan keadilan.
"Saya karena saya merasa tidak bersalah dan meskipun resikonya nyawa sekalipun saya tetap berani karena saya ingin menegakkan keadilan di Indonesia dan saya ingin tidak ingin membohongi masyarakat Indonesia dan saya ingin terus menegakkan keadilan,"tuturnya.
(Salman Mardira)