Sebelum jadi Kapolda Jateng, kata Panggah, Luthfi juga pernah menjabat sebagai Wakapolda hingga Kapolres. Dengan latar belakang itu, ia menilai Luthfi sangat memahami kondisi masyarakat Jateng.
"Pak Luthfi dicalonkan Golkar karena Pak Luthfi sebagai Kapolda Hateng 4 tahun, termasuk Kapolda yang lama. Dan juga pernah Kapolres dan Wakapolda Jateng juga, sehingga memahami kondisi masyarakat Jateng," ucap Panggah, saat dihubungi, Sabtu (20/7/2024).
Selain itu, Panggah berkata, elektabilitas Luthfi juga terbilang tinggi dari sejumlah hasil survei. Dengan begitu, ia menilai, banyak masyarakat Jateng yang kenal dan senang dengan sosok Luthfi.
"Surveinya juga tinggi artinya masyarakat banyak yang kenal dan seneng dengan Pak Luthfi," ucap Panggah.
Kendati kompetensi Luthfi, Panggah menilai, Jateng butuh sosok pemimpin yang bisa memberi rasa aman. Tujuannya, kata dia, agar bisa mendorong investasi dan perekonomian Jateng.
"Ke depan tentu kita butuh Jateng yang kondusif untuk menyambut investasi dan mendorong perekonomian di Jateng. Sehingga masyarakat Jateng yang sejahtera bisa terwujud," tandasnya.
(Awaludin)