JAKARTA - Lembaga Survei Indikator Politik melakukan survei sejumlah nama kandidat calon kepala daerah di Pilkada Majalengka 2024. Dari survei yang dilakukan, elektabilitas Eman Suherman berada di puncak, yakni mencapai 37,4 persen.
Kandidat lainnya, Karna Sobahi yang merupakan mantan Bupati Majalengka meraih elektabilitas 28,7 persen. “Eman Suherman 37,4%, paling banyak dipilih, kemudian Karna Sobahi 28,7%. Nama lain jauh lebih rendah,” demikian rilis survei tersebut.
Menurut Pengamat Politik Citra Institute, Efriza, tingginya elektabilitas Eman menandakan sosoknya diharapkan masyarakat Majalengka untuk menjadi pemimpin berikutnya. "Ini menunjukkan Eman telah melesat bak meteor dalam segi elektabilitas," ujar Efriza.
Survei Indikator juga memotret faktor yang membuat elektabilitas Eman tinggi karena memiliki perhatian pada rakyat. Dari survei tersebut, Eman mendapat 15,7 persen. Sebanyak 3,5 persen responden juga menilai Eman sebagai pemimpin yang bersih dan antikorupsi.
Efriza menilai, figur Eman yang memiliki kelebihan dari aspek tersebut, seperti berprestasi, bersih dan perhatian pada rakyat menjadi faktor penting yang sesuai dengan harapan masyarakat. "Ia figur baru yang memang diharapkan masyarakat menjadi pemimpin baru untuk Majalengka," pungkasnya.
Indikator Politik merilis hasil survei tajuk ‘Peluang Menang Calon-calon Bupati Majalengka’ dengan periode 5-11 Juli 2024. Survei dilakukan pada periode 5-11 Juli 2024.
(Arief Setyadi )