Damun menambahkan, permintaan dari Kemensetneg sudah dibayar uang muka sebesar 50% dari nilai kontrak. Namun, untuk memenuhi permintaan tersebut, DPD Asperda Kaltim harus mendatangkan mobil dari luar daerah karena keterbatasan unit rental di wilayah tersebut.
Damun menambahkan bahwa biaya pengiriman mobil dari luar daerah mencapai Rp13 juta per unit, sehingga lonjakan harga sewa mobil tidak dapat dihindari. Menjelang perayaan HUT RI ke-79, harga sewa mobil di Kalimantan Timur mengalami peningkatan hingga 100 persen dari harga normal.
Lonjakan harga ini mencerminkan tingginya permintaan dan keterbatasan pasokan mobil rental di Kalimantan Timur seiring dengan persiapan untuk upacara kemerdekaan yang akan datang.
(Fahmi Firdaus )