Selama beberapa jam terakhir, serangan udara tersebut menyerang fasilitas penyimpanan senjata Hizbullah di wilayah Beirut. Militer mencatat bahwa ledakan sekunder teridentifikasi setelah serangan tersebut, yang menunjukkan adanya persenjataan.
Serangan udara juga menyerang target Hizbullah di Lebanon selatan dan wilayah Beqaa, termasuk fasilitas penyimpanan senjata, lokasi infrastruktur, pusat komando, dan peluncur.
Militer menyalahkan Hizbullah karena sengaja menanamkan pusat komando dan persenjataannya di bawah bangunan tempat tinggal di jantung kota Beirut dan membahayakan penduduk sipil.
(Susi Susanti)