5 Fakta Yahya Sinwar Masih Hidup, Terus Bergerak Secara Rahasia

Naomi Angelina Panjaitan, Jurnalis
Kamis 10 Oktober 2024 15:21 WIB
Hamas
Share :

GAZA - Sempat dikabarkan tewas oleh Israel, pemimpin HamasYahya Sinwar dilaporkan masih hidup. Hal ini diungkap oleh berbagai sumber, seperti The Jerussalem Post, The Times of Israel, dan Daily Mail. Meskipun terus diburu oleh pasukan Israel dan beroperasi dalam keadaan tersembunyi, dia tetap berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan bersenjata demi mencapai tujuannya.

Pemimpin Hamas, Yahya Sinwar, tidak menunjukkan penyesalan atas serangan yang terjadi pada 7 Oktober 2023. Meskipun serangan tersebut memicu invasi Israel yang telah menyebabkan kematian puluhan ribu warga Palestina dan menghancurkan tanah kelahirannya di Gaza, Sinwar tetap berpegang pada keyakinan bahwa perjuangan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk memaksa terbentuknya negara Palestina. Informasi ini disampaikan oleh empat pejabat Palestina dan dua sumber dari pemerintah di Timur Tengah.

Berdasarkan catatan israel, serangan pada 7 Oktober oleh Hamas menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar adalah warga sipil, dan menangkap 250 sandera. Sebagai balasan, Israel melancarkan serangan balasan besar-besaran yang mengakibatkan kematian 41.600 orang dan pengungsian 1,9 juta orang, menurut data dari otoritas kesehatan Palestina dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sinwar meyakini bahwa perjuangan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk mencapai tujuan politik dan memaksa pembentukan negara Palestina. Keberaniannya tetap aktif dalam kepemimpinan Hamas, meskipun dalam keadaan tertekan. Ini menandakan betapa pentingnya perannya bagi organisasi tersebut. Berikut lima fakta apa saja yang terjadi mengenai laporan bahwa Yahya Sinwar masih hidup, dilansir The Economic Times,

1. Kontak dengan Pejabat Qatar

Menurut laporan Al Arabiya, Yahya Sinwar, pemimpin Hamas, dilaporkan masih hidup dan telah berkomunikasi dengan pejabat di Qatar. Kontak ini menunjukkan bahwa Sinwar tetap aktif dalam perannya di Hamas, meskipun banyak spekulasi tentang kematiannya. Qatar sebagai pendukung utama Hamas, kemungkinan membahas tentang keuangan Hamas, isu-isu keamanan dan politik, serta memberikan dukungan diplomatik. Sinwar dikenal menjaga kerahasiaan dan menggunakan saluran komunikasi yang aman, menandakan bahwa kepemimpinan Hamas tetap stabil dan Sinwar menjadi sosok kunci dalam strategi organisasi tersebut.

2. Penyelidikan Israel tentang Kematian Sinwar

Militer Israel sedang menyelidiki laporan yang menyebutkan kemungkinan kematian Yahya Sinwar. Namun, badan intelijen Israel, Shin Bet, dan Angkatan Pertahanan Israel (IDF) belum menemukan bukti baru yang dapat mengonfirmasi bahwa Sinwar telah meninggal. Ini menunjukkan bahwa tidak ada informasi pasti mengenai kematiannya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya