DELISERDANG - Konflik di lahan garapan eks PTPN II di kawasan Selambo Desa Amplas, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara kembali terjadi. Sejumlah warga yang saat itu berjaga malam diserang oleh kelompok yang tidak dikenal.
Akibat penyerangan tersebut, dua orang tewas dan tujuh warga lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban sempat memberikan perlawanan, namun banyaknya massa penyerang mengakibatkan dua warga tewas akibat terkena senjata tajam.
Kapolsek Medan Tembung, Kompol Jhonson Sitompul membenarkan peristiwa penyerangan ratusan OTK di wilayahnya.
“Dua warga yang tewas bernama Bungaran Samosir dan Adam Djhorgi. Keduanya tewas saat tengah berjaga malam,” ujar Jhonson Sitompul, Rabu (23/10/2024).
Saat bentrokan itu terjadi Bungaran dan Adam serta sejumlah warga lainnya sedang jaga malam di posko dan di bangunan yang sedang tahap pembangunan di areal lahan garapan tersebut. Tiba-tiba datang komplotan lain yang berjumlah ratusan orang, menyerang dengan senjata tajam dan senjata api (senpi).
Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, AKP Japri Simamora, menyebut peristiwa bentrok itu dipicu permasalahan penguasaan tanah di areal lahan garapan tersebut.
Hal ini sekaligus membantah kabar yang menyebut bentrokan tersebut melibatkan kelompok geng motor yang melakukan penyerangan ke korban.