Zelensky Didesak Mundur Setelah Cekcok dengan Trump, Siapa Calon Penggantinya?

Siti Gea Arzetty, Jurnalis
Senin 03 Maret 2025 14:23 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)
Share :

Politikus Partai Republik lainnya, Ketua DPR Mike Johnson, pada Minggu, (2/3/2025) saat tampil di acara Meet the Press di NBC News mengatakan kepada pembawa acara Kristen Welker bahwa "sesuatu harus berubah" agar perdamaian dapat terjadi.

"Entah dia (Zelensky) perlu sadar dan kembali ke meja perundingan dengan rasa terima kasih atau orang lain perlu memimpin negara untuk melakukan itu," kata Johnson, sembari menambahkan bahwa pemerintahan dan Partai Republik memahami bahaya yang ditimbulkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin .

Sementara itu, Penasihat Keamanan Nasional AS Mike Waltz mengatakan pada Minggu bahwa Ukraina membutuhkan "seorang pemimpin yang dapat berurusan dengan kita, akhirnya berurusan dengan Rusia, dan mengakhiri perang ini."

"Jika menjadi jelas bahwa Presiden Zelensky memiliki motivasi pribadi atau motivasi politik yang berbeda dengan upaya mengakhiri pertempuran di negara ini, maka saya rasa kita punya masalah yang nyata," katanya, sebagaimana dilansir Newsweek.

Siapa yang Bisa Menggantikan Zelensky?

Satu nama yang berada di puncak daftar Ukraina adalah duta besarnya saat ini untuk Inggris, Valery Zaluzhny. Sebelum menduduki jabatan diplomatiknya, Zaluzhny menjabat sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata Ukraina dari 2021 hingga 2024, yang berarti ia telah mengawasi sebagian besar pertahanan Kyiv terhadap invasi terbaru Rusia.

Zelensky memberhentikan Zaluzhny dari jabatan militernya pada 2024 dan menugaskannya kembali dalam sebuah langkah yang terbukti sangat kontroversial. Beberapa pihak melihat ini sebagai puncak dari ketegangan yang telah lama membara karena perbedaan pendapat mengenai strategi perang dan tantangan mobilisasi massa.

Jajak pendapat internal yang diperoleh The Economist menunjukkan bahwa meskipun Zelensky tetap menjadi politisi paling populer di Ukraina, ia akan kalah dalam pemilihan mendatang dari Zaluzhny dengan selisih 30 hingga 65 persen.

Kandidat penting lainnya adalah Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko yang juga menentang Zelensky beberapa kali selama perang. Klitschko, mantan petinju profesional, memangku jabatan pada tahun 2014 setelah dua periode menjabat sebagai wakil dewan kota Kyiv.

Pada 2023, Klitschko menjadi berita utama ketika ia menuduh Zelensky tidak jujur tentang keadaan perang, yang menurutnya bukanlah "jalan buntu" yang dijelaskan di media. Ia menuduh Zelensky berbohong "dengan gembira" sambil memuji Zaluzhny karena mengatakan "kebenaran."

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya