Tak berselang lama, jenazah Zetro diberangkatkan ke rumah duka, setelah sebelumnya dilepas dan didoakan Menlu Sugiono.
Diketahui, insiden tragis menimpa Zetro pada Senin malam, 1 September 2025 di distrik Lince, kawasan permukiman di ibu kota Peru. Staf KBRI berusia 40 tahun itu ditembak tiga kali oleh seorang pria bersenjata saat tengah bersepeda bersama istrinya, hanya beberapa meter dari apartemen yang mereka tempati.
Korban sempat dilarikan ke Klinik Javier Prado, namun nyawanya tidak tertolong, dan dokter menyatakan ia meninggal dunia. Sang istri selamat tanpa luka fisik dan kini berada dalam perlindungan kepolisian setempat.
(Arief Setyadi )