Bukan Bahas Jokowi, Ini yang Dibicarakan Prabowo saat Kumpulkan Menteri di Kertanegara

Danandaya Arya putra, Jurnalis
Minggu 05 Oktober 2025 23:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto kumpulkan menteri di Kertanegara, Jakarta (Foto: IG Setkab)
Share :

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Minggu (5/10/2025) malam. Pemanggilan pembantu presiden ini fokus pada program-program yang telah dicanangkan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut diskusi presiden dengan para menteri tidak membahas soal pertemuan sebelumnya antara Prabowo dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu 4 Oktober 2025 sore. Pertemuan ini membahas program swasembada pangan dengan menteri terkait.

"Malam ini tidak membahas itu (pertemuan Prabowo dan Jokowi). Malam ini benar-benar fokus ke beberapa program pemerintah yang sudah kita canangkan, di antaranya mengenai swasembada pangan. Sekali lagi, pangan bagi kita itu menjadi hal yang utama, kita harus menjamin ketersediaan pangan," kata Prasetyo, Minggu.

"Kemudian tadi juga bicara mengenai ketahanan energi, bagaimana kita (membuat) roadmap yang jelas untuk bisa mengurangi ketergantungan energi kita dari luar negeri," ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar turut menyampaikan langsung laporan program instansinya. Beberapa program Cak Imin soal penguatan pemberdayaan manusia ada yang disepakati Presiden.

"Kemudian tadi juga kita membahas mengenai pemberdayaan masyarakat yang dilaporkan oleh Menko Muhaimin Iskandar. Beberapa tadi kita mencapai kesepakatan untuk melakukan upaya-upaya pemberdayaan," kata Prasetyo.

Mensesneg menyebut program padat karya, khususnya di sektor pertanian dan perikanan, juga dilakukan pembahasan saat pertemuan itu. Sebab, program ini bukan hanya sekadar membuka lapangan kerja baru, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang besar dan dampak positif bagi masyarakat.

"Ini adalah sektor yang selain padat karya, secara ekonomi ini potensinya sangat besar, dan terutama kita berharap akan meningkatkan asupan protein dari ikan untuk rakyat kita. Itu beberapa hal yang tadi dibahas," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya