Ribuan Warga Palestina Kembali ke Gaza Usai Gencatan Senjata, Pasukan Israel Mulai Mundur

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 10 Oktober 2025 18:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: X)
Share :

Di Khan Younis dan kamp Nusseirat, pasukan Israel mundur dari beberapa posisi, meski suara tembakan masih terdengar. Banyak warga menunggu harapan bisa kembali ke pusat Kota Gaza, meski harus menghadapi reruntuhan.

Perang ini memperdalam isolasi internasional Israel dan memperluas konflik ke wilayah regional seperti Iran, Yaman, dan Lebanon. Hubungan Amerika Serikat dan Israel diuji, dengan Presiden Trump memberi tekanan kepada Perdana Menteri Netanyahu untuk mencapai kesepakatan.

Warga Israel dan Palestina merayakan kesepakatan gencatan senjata ini, langkah terbesar yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menghentikan perang dua tahun yang menewaskan lebih dari 67.000 warga Palestina dan membuka peluang pembebasan sandera terakhir Hamas.

Kepala Hamas di Gaza, Khalil Al-Hayya, menyatakan pihaknya mendapat jaminan dari Amerika Serikat dan mediator lain bahwa perang telah berakhir. Sekitar 20 sandera Israel masih hidup, 26 tewas, dan dua nasibnya belum diketahui. Pembebasan jenazah kemungkinan memerlukan waktu lebih lama.

Namun, banyak rintangan hingga kesepakatan ini direalisasikan penuh. Belum ada daftar tahanan Palestina yang akan dibebaskan. Hamas berusaha membebaskan narapidana terkemuka dan ratusan tahanan selama serangan Israel.

Langkah lanjutan dalam rencana 20 poin Trump belum disepakati, termasuk pengaturan pasca-perang Gaza dan nasib Hamas yang menolak melucuti senjata. Hamas akan menempatkan pasukan keamanan di wilayah yang ditinggalkan Israel, meski belum jelas apakah ada kebangkitan perlawanan.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya