“Ia meminta agar persidangannya dibatalkan sepenuhnya tanpa bertanggung jawab, tanpa membayar harga atas bagaimana ia menghancurkan negara ini,” kata aktivis antipemerintah terkemuka Shikma Bressler, sebagaimana dilansir Al Jazeera.
“Rakyat Israel memahami apa yang dipertaruhkan, dan itu benar-benar masa depan negara kita,” tambahnya.
Netanyahu, perdana menteri terlama di negara itu, telah diadili selama lima tahun atas tiga kasus korupsi terpisah, termasuk tuduhan penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan.
Dalam satu kasus, Netanyahu dan istrinya, Sara, dituduh menerima barang-barang mewah senilai lebih dari USD 260.000, seperti cerutu, perhiasan, dan sampanye, dari para miliarder dengan imbalan keuntungan politik. Ia juga dituduh mencoba menegosiasikan liputan yang lebih menguntungkan dari dua media Israel dalam dua kasus lainnya.
Netanyahu membantah tuduhan tersebut, dan pengacaranya mengatakan dalam surat setebal 111 halaman kepada kantor presiden bahwa perdana menteri masih yakin proses hukum akan menghasilkan pembebasan penuh.