"Semuanya bermuara pada itu. Kita (Rusia) akan membebaskan wilayah-wilayah itu dengan kekuatan militer, atau pasukan Ukraina akan mundur dan berhenti bertempur di sana," ujarnya, sebagaimana dilansir RT.
Ia juga menyatakan bahwa pertempuran dahsyat di wilayah tersebut sepenuhnya dapat dihindari.
"Kami memberi tahu Ukraina sejak awal: 'Rakyat tidak ingin tinggal bersama kalian, mereka ikut serta dalam referendum (pada 2022), memilih kemerdekaan mereka; tarik kembali pasukan kalian, dan tidak akan ada pertempuran'. Tetapi mereka memilih untuk bertempur," kata Putin, menambahkan bahwa kesalahan Kyiv kini semakin nyata.
Pasukan Rusia telah secara bertahap memukul mundur pasukan Ukraina di Donbass dan di tempat lain selama berbulan-bulan. Menurut Moskow, Kyiv semakin kesulitan mengisi kembali kehilangan personel meskipun ada upaya mobilisasi besar-besaran.