"Sebagian buku Bung Karno ada di Istana Bogor, sebagian ada di Balai Kirti. Itu buku-buku yang beliau bawa ketika diasingkan," ujar Bonnie sembari mendorong Perpusnas berkomunikasi dengan Balai Kirti agar koleksi tersebut dapat dibuka dan diakses publik sebagai sumber pengetahuan sejarah.
Isu repatriasi naskah kuno juga mendapat perhatian dari politisi yang pernah menjadi kurator di Rijksmuseum, Amsterdam, ini. Bonnie menyambut baik upaya pemulangan 42 naskah kuno Nusantara yang baru dilakukan Perpusnas, yang sebelumnya dimiliki almarhum Timothy Behrend di Australia.
Menurut Bonnie, hal tersebut merupakan bagian dari upaya mendekolonisasi pengetahuan, tetapi ia mempertanyakan kesiapan anggaran untuk merawat manuskrip tersebut. "Ketika saya lihat anggaran, kira-kira sanggup enggak merawat naskah-naskah kuno yang dipulangkan tadi? Kita saja kadang tidak mampu merawat karena keterbatasan anggaran," katanya.
(Arief Setyadi )