Sebelumnya, polisi menyebut kematian ibu dan dua anaknya di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, terindikasi akibat keracunan.
“Terkait kasus Warakas, ini sedikit kami sampaikan kepada rekan-rekan media, memang dugaan awal peristiwa tersebut terindikasi adanya keracunan,” kata Budi kepada wartawan, Senin (12/1/2026).
Ia menjelaskan, dugaan keracunan tersebut masih merupakan indikasi awal. Untuk memastikan penyebab kematian ketiga korban, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan kedokteran forensik.
“Saat ini pihak laboratorium dan kedokteran forensik yang melaksanakan autopsi bersama penyidik akan segera melakukan gelar perkara ataupun rekonsiliasi. Hasil temuan dari kandungan yang disita pada saat peristiwa itu terjadi akan dicocokkan dalam gelar perkara,” jelasnya.
Budi menambahkan, penyebab pasti kematian akan disampaikan langsung oleh pihak kedokteran forensik karena memiliki kompetensi yang lebih lengkap.
“Penjelasan dari kedokteran forensik tentu akan lebih komprehensif karena mereka yang paling berkompeten,” pungkasnya.
(Awaludin)