BNPB Catat Rentetan Bencana Karhutla dan Angin Kencang dalam 24 Jam Terakhir

Binti Mufarida, Jurnalis
Selasa 27 Januari 2026 17:05 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan (foto: BNPB)
Share :

Masih di Provinsi Jawa Barat, angin kencang pascahujan deras juga melanda Kabupaten Bogor pada Minggu (25/1). Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Citeureup dan Kecamatan Caringin. Sebanyak 90 warga terdampak, dengan 16 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman. 

"Berdasarkan hasil pendataan BPBD Kabupaten Bogor, tercatat 15 unit rumah mengalami rusak ringan, delapan unit rusak sedang, dan tiga unit rusak berat. Hingga saat ini, sebagian rumah warga telah selesai diperbaiki," kata Aam.

Peristiwa angin kencang juga terjadi di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (24/1). Sebanyak 188 jiwa dilaporkan terdampak, dengan tiga warga mengalami luka-luka. Angin kencang yang terjadi pascahujan dengan intensitas tinggi tersebut menyebabkan 43 unit rumah warga mengalami kerusakan. 

BPBD Kota Kupang bersama instansi terkait telah melakukan penanganan kesehatan bagi korban, pembersihan material, serta penyaluran bantuan kebutuhan dasar.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem untuk tiga hari ke depan, terhitung mulai Selasa (27/1) hingga Kamis (29/1). Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang diperkirakan terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Menindaklanjuti hal tersebut, Aam mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. 

"Upaya mitigasi yang dapat dilakukan antara lain dengan memastikan kekuatan atap rumah, memangkas ranting pohon yang berisiko tumbang, serta menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat dan angin kencang terjadi," imbaunya.


 

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya