“Sedikit-sedikit mau demo. Demo boleh, tapi yang diharapkan bukan aspirasi, melainkan kerusuhan,” lanjutnya.
Menurut Prabowo, aksi demonstrasi yang berujung pada kekerasan justru akan mencederai kepentingan rakyat dan merugikan negara. Ia menegaskan bahwa negara tidak akan memberi toleransi terhadap tindakan anarkis.
“Kerusuhan itu mencelakakan bangsa dan negara. Bakar-bakar, bom molotov, saya katakan itu membahayakan dan itu pidana. Saya tidak ragu-ragu,” tegasnya.
Prabowo menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa demokrasi harus dijalankan secara dewasa, beradab, dan bertanggung jawab demi menjaga persatuan nasional.
(Awaludin)