JAKARTA – Potensi penularan virus Nipah di Indonesia perlu diwaspadai di tengah peningkatan kasus di sejumlah negara, demikian disampaikan anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani. Meski belum ditemukan kasus terkonfirmasi virus Nipah pada manusia di Indonesia, pemerintah diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Namun, kewaspadaan tetap harus diperkuat mengingat karakter virus yang bersifat zoonotik dan memiliki tingkat kematian yang tinggi,” kata Netty dalam keterangannya yang dikutip Jumat (6/2/2026).
Virus Nipah menyebabkan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Reservoir alami virus Nipah adalah kelelawar buah, dan penularan ke manusia dapat terjadi melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi atau melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi.
Netty menilai, kewaspadaan yang dilakukan pemerintah merupakan langkah pencegahan yang proporsional.