Tekan Iran, Trump: AS Segera Kirim Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah

Rahman Asmardika, Jurnalis
Sabtu 14 Februari 2026 17:17 WIB
USS Gerald Ford.
Share :

JCPOA, kesepakatan yang dicapai antara Iran, AS, dan beberapa negara Eropa, membuat Teheran mengurangi program nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi.

Setelah penarikan sepihak Trump pada 2018, Teheran kemudian mulai memperkaya uranium melebihi batas yang ditetapkan dalam perjanjian tersebut, meskipun berulang kali membantah klaim Barat bahwa mereka sedang berupaya mengembangkan senjata nuklir.

Setelah menjabat untuk kedua kalinya pada Januari, Trump awalnya berupaya mencapai kesepakatan nuklir baru dengan Iran, tetapi segera mengadopsi kebijakan tanpa pengayaan yang telah lama ditolak oleh para negosiator Iran sebagai hal yang tidak mungkin.

Saat upaya negosiasi terbaru berlanjut, kepala pengawas nuklir PBB Rafael Grossi mengalami kesulitan untuk mendapatkan persetujuan Iran terkait inspeksi situs-situs yang menjadi sasaran dalam perang 12 hari.

Grossi, yang memimpin Badan Energi Atom Internasional, mengatakan kepada Konferensi Keamanan Munich bahwa para inspektur telah kembali ke Iran setelah perang 12 hari tetapi belum dapat mengunjungi situs-situs yang menjadi sasaran.

 

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya