Menurutnya, bahasa Betawi penting dipelajari anak-anak di Jakarta. "Sehingga pendidikan muatan lokal itu akan kita lakukan, dan itu menjadi hal yang sangat positif, saya yakin," katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB), Fauzi Bowo, mengatakan rencana muatan lokal dimasukkan ke dalam kurikulum ini sudah lama terbesit di Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB). Bahkan, kata dia, LKB telah memiliki konsep kurikulum muatan lokal.
"Intinya, muatan lokal itu sudah dipikirkan oleh LKB dan sudah ada konsepnya, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan. Nanti dengan dorongan Pak Gubernur ini kita akan speed up, kita akan percepat supaya itu menjadi bagian dari kurikulum pendidikan di sekolah dasar dan sekolah menengah di Jakarta," pungkasnya.
(Awaludin)