Budaya Betawi Bakal Jadi Pelajaran Wajib? Ini Instruksi Pramono ke Kadisdik DKI

Achmad Al Fiqri, Jurnalis
Minggu 15 Februari 2026 18:21 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana untuk memasukkan “muatan lokal” berbasis budaya ke dalam kurikulum pembelajaran. Ia mengatakan, kurikulum bermuatan budaya Betawi ini belum pernah diinisiasi oleh gubernur DKI Jakarta sebelumnya.

Hal ini disampaikan Pramono saat memberi sambutan dalam acara Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (15/2/2026).

"Saya inginkan adalah pendidikan muatan lokal. Ini yang tidak pernah dilakukan. Saya akan meminta kepada Ibu Nahdiana, Ibu Kepala Dinas Pendidikan, untuk memasukkan muatan-muatan lokal kebetawian (ke dalam kurikulum)," ujar Pramono.

Mantan Mensesneg ini mengaku belum sepenuhnya memahami bahasa dan budaya Betawi. Menurutnya, kosakata dalam budaya Betawi perlu dilestarikan dan dimasukkan ke dalam kurikulum pembelajaran pendidikan dasar.

"Saya terus terang enggak tahu. Nah, kata-kata seperti itu perlu diajarkan di pendidikan dasar kita. Begitu kayanya budaya-budaya Betawi. Memang orang Betawi ini kalau senangnya kelihatan, kalau enggak senangnya lebih kelihatan lagi," ujar Pramono.

 

Menurutnya, bahasa Betawi penting dipelajari anak-anak di Jakarta. "Sehingga pendidikan muatan lokal itu akan kita lakukan, dan itu menjadi hal yang sangat positif, saya yakin," katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB), Fauzi Bowo, mengatakan rencana muatan lokal dimasukkan ke dalam kurikulum ini sudah lama terbesit di Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB). Bahkan, kata dia, LKB telah memiliki konsep kurikulum muatan lokal.

"Intinya, muatan lokal itu sudah dipikirkan oleh LKB dan sudah ada konsepnya, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan. Nanti dengan dorongan Pak Gubernur ini kita akan speed up, kita akan percepat supaya itu menjadi bagian dari kurikulum pendidikan di sekolah dasar dan sekolah menengah di Jakarta," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya